Showing posts with label Return Saham dan Pasar. Show all posts
Showing posts with label Return Saham dan Pasar. Show all posts

Tuesday, March 24, 2015

Bagaimana Mencari Return Saham dan Pasar

Mencari return saham atau juga menghitung return saham merupakan hal tidak cukup sulit hanya tinggal mencari dan menghitung melewati data harga suatu saham per suatu periode. Return saham suatu perusahaan dapat dicari dengan dengan data harga saham suatu periode dengan periode sebelumnya. Sebagai contoh return harian harga saham TLKM pada akhir perdagangan bursa adalah 3000 di hari Senin dan harga penutupan di hari Selasa adalah 3030 maka return saham hariannya adalah 1%. Bagaimana menghitung  return  saham tersebut, akan saya ilustrasikan sebagai berikut. Misalnya mencari return saham perusahaan A selama setahun dari tahun 2013 dan 2014 dengan :

  • Harga saham penutupan 2013 adalah Rp. 500,-
  • Harga saham penutupan 2014 adalah Rp. 600,-

Cara mencari return nya adalah (600-500)/500. Jadi return selama setahun saham perusahaan A adalah 20%.

Secara rumus dapat kita simpulkan bahwa mencari return saham adalah sebagai berikut:

Return = (Pt-Pt-1)/Pt-1

Dimana Pt adalah Harga saham periode ke-t dan Pt-1 adalah harga periode sebelumnya (t-1).

Namun untuk mencari return saham biasanya dicari return perhari sehingga lebih mudah menggunakan MS. Excel untuk mencari return selama yang Anda butuhkan. Misalkan 1 tahun dicari return Saham perusahaan B, dengan mencari return setiap hari lalu dicari rata-rata selama 1 tahun, sehingga lebih baik lagi.

Cara mencari return pasar pun mirip juga, yaitu harga index harga saham gabungan atau harga IHSG akhir dikurangi awal dan dibagi semua dengan harga IHSG awal.

Biasanya untuk IHSG dicari return setiap harinya untuk selama periode yang akan diperhitungkan. Misalkan saja dalam satu tahun dapat saja untuk dicari rata-rata dari return IHSG sebagai acuan. Namun terdapat cara yang sering saya gunakan adalah menggunakan MS. Excel yaitu dengan rumus
=FORECAST, seperti pada gambar ini


Rumus =FORECAST tersebut berisi (jumlah data, return harian, hari) namun setelah itu didapat return pasar harian. Setelah itu dicari return tahunan dengan mengalikan return harian tersebut dengan 240 atau 250 hari, tergantung dengan jumlah hari yang dianggap sebagai total dalam setahun pasar buka.

Berdasarkan gambar di atas tentang index harga saham gabungan tidak berbeda sama sekali dengan perhitungan return harga saham. Untuk mencari return ini tidak ada bedanya dengan harga saham, harga index, harga obligasi maupun harga kurs. Sehingga return itu merupakan peningkatan ataupun pertumbuhan suatu nilai pada periode tertentu. Perlu dicatat bahwa return dapat bernilai negatif sehingga jika nilai negatif maka nilai yang dicari mengalami penurunan.

Mudah bukan mencari return saham maupun return pasar! semoga bermanfaat brooo!